02. Mystery in Love Part 1

Title             : Mystery  in love

Author        : Devy Destiani

Disclaimer  : Aoyama Gosho

Pair/ Chara          : Shinichi Kudo, Ran Mouri, Conan Edogawa, Ai Haibara, Prof. Agasa, Sonoko Suzuki.

Genre                    : Drama, romantic.

            Cinta, satu kata yang terkadang sangat sulit untuk di ucapkan. Namun terkadang juga sangat mudah di obral . Tapi cinta bukanlah hanya sekedar kata yang ada di dalam kamus-kamus di berbagai Negara. Cinta memiliki artinya tersendiri yang multiarah, dengan berbagai pandangan dan opini setiap individu. Cinta adalah salah satu sumber kekuatan unik dalam diri manusia, yang menjadi penggerak hati untuk melakukan yang terbaik. Walaupun terkadang tak sebaik yang di harapkan. Tapi cinta itu lumrah dari Tuhan,dan begitu sulit untuk di hindari.

Conan POV

Huuuaa…. Keringatku bercucuran. Mimpi buruk lagi, sudah beberapa hari ini wajah mereka terus merasuk kedalam mimpi-mimpiku. Merusak tidurku saja. Ku lihat jam menujukkan pukul  04.30. Walaupun langit masih gelap dan udara dingin menyeruak. Aku putuskan untuk ke rumah Prof. Agasa, ada hal penting yang akan ku ceritakan padanya. Dengan mengendap-endap aku keluar dari kantor Kogoro Mouri, ya rumah orang yang ku cintai, Ran Mouri.

“Ohayou gozaimasu.” Ucapku membelah keheningan di rumah Prof. Agasa.

“Gozaimasu, ada apa Shinichi ? O genki desu ka ?” Profesor membuka pintu, sepertinya dia menghawatirkanku.

“O kage desu.” Jawabku singkat seraya langsung masuk kerumah Professor tanpa di suruhnya.

“Prof, sudah beberapa hari ini aku memimpikan mereka. Apa artinya ya ? aku jadi takut dengan keselamatannya. Sepertinya walau mereka tak tau identitasku, dia selalu merasuk dalam mimpiku.” Aku bercerita dengan Profesor karena memang itu tujuan utamaku.

“Kau memimpikannya ? itu berarti kau mencintainya Detective bodoh.” Ai keluar dari kamarnya.

“Aha, ternyata Ai sudah bangun.” Profesor berkata menyelingi tawa kecilnya.

“Kau yang bodoh, mana mungkin aku jatuh cinta dengan Black Organisation. Bahkan aku ingin menghancurkan mereka.” Huh, bertemu lagi dengan wanita jadi-jadian ini, dia memang baik tetapi menyebalkan. Apa lagi dengan panggilan khasnya terhadapku “Detective Bodoh.”

“Ha..haa.. makanya jangan terlalu memikirkan BO. Kau akan tersiksa sendiri, lebih baik kau pikirkan cara melindungi kekasih masa kecilmu itu dari mereka.” Masih saja Ai dengan wajah dinginnya.

Ooh, Ran. Aku tersentak dengan kata-kata Ai. Dia benar, nyawa Ran terancam saat ini. Apalagi sepertinya identitasku mulai terbaca oleh BO. Aku harus bagaimana. Oia, ini hari ulang tahun Ran. Ingin rasanya aku datang mengajaknya ke Tropical Land seperti dulu, atau setidaknya memberinya hadiah . Aku bukan pria yang baik untuk Ran. Pria ?? sepertinya kata itu tidak layak untukku. Aku ulangi sekali lagi “Aku bukan bocah laki-laki yang baik untuk Ran. -.-

“Jangan melamun Meitantei, ambilah ini !” Sekarang giliran Profesor yang memecah keheningan pikiranku. Ku raih kotak yang di berikan olehnya. Isinya adalah kalung indah dengan permata merah. Indahnya, tapi walaupun aku bocah  aku bukan wanitakan. -.-

“Mengapa kau memberi kalung ini Prof ?”

“Berikan kalung itu kepada Ran, sudah ku lengkapi dengan alat penyadap, kau bisa mengetahui dengan siapa dan kemana Ran tanpa harus mengikutinya. Tapi jika dia memakainya.”

“Profesor, Arigatou gozaimasu ^^, tapi aku masih bingung cara memberikannya.”

“Ambilah ini juga, anggap saja sebagai hadiahku karena kau rela di panggil Detective Bodoh.” Ucap Ai seraya menyodorkan pil, ya aku tahu itu obat penawar APTX 4869

“Doumo arigatou gozaimasu.”Wah aku merasa terbang ke luar angkasa, menari dengan kodok akrobatis, dan kehujanan miliyaran uang.

“Hentikan khayalanmu itu, aku benci melihat wajahmu dengan senyum basi. Obat itu hanya bisa bertahan 5 jam.” Baru membuat senang dan dia menjatuhkanku lagi.

“Ayolah jangan bersedih seperti itu, gunakanlah waktu itu dengan baik. Bahagiakanlah Ran walau hanya 300 menit.” Nah, kali ini kata-kata Ai benar. Segera aku membuka lemariku untuk mencari pakaian yang tepat. Tak lupa ku kirim sms untuk Ran, walaupun dengan gaya singkat, kau harus tau Ran, aku benar-benar menyayangimu.

“Ran, hari ini ku tunggu di Tropical Land di depan air menyembur tepat pada pukul 04.00 PM.”

Aku masih saja semangat menyiapkan pakaian, hingga Profesor dan Ai datang sambil tertawa terkekeh-kekeh mengejutkanku.

“Dasar, Detective Bodoh !” sergah Ai.

“Kau sungguh aneh Shinichi, sepertinya kau memang demam.” Profesor pun ikut mengejek.

“Ada apa dengan kalian, apakah salah aku menyiapkan pakaian terbaik untuk bertemu Ran ?”

“Tidak salah, tapi coba lihat dulu pakaian yang kau pilih itu.” Ujar Profesor.

“Kau akan bertemu Ran dengan wujud Shinichi, mengapa kau menyiapkan pakaian Conan ? apa kau akan memakai pakaian sempit seorang bocah untuk bertemu kekasihmu. Ha..ha..” Ucap Ai.

Aku terdiam, memang benar aku menyiapkan pakaian Conan. Dasar bodoh ak jadi bulan-bulanan tertawaan mereka. Ran kau memang membuatku tak mampu berfikir logis -.-

Ran POV

Pagi ini seperti biasa, saat ku lihat kamar Conan dia sudah tidak ada. Pasti dia sudah melancong ke rumah Profesor Agasa pikirku. Hari ini adalah hari ulang tahunku, semoga saja tidak kasus apa pun yang menimpa Ayah dan diriku. Aku merasa bosan, sedikit-sedikit kasus, pembunuhan seperti makanan sehari-hari untukku.

Ku lihat ponselku dengan rasa menanti. Ya menanti ucapan seseorang sebagai bukti kepeduliannya terhadap diriku. “Tet..tet.” sms. Dari siapa ya ? jantungku berdegup kencang. Ternyata sms dari Sonoko sahabat baikku. Aku kecewa, bukan berarti aku tak mengharapkan ucapan dari Sonoko. Tapi, jujur saja aku mengharapkan ada satu sms saja berasal darinya. Ya darinya yang sudah lama tak ku jumpai, Shinichi Kudo. “Tet..tet.” Untuk kedua kalinya ponselku berbunyi. Tapi aku tidak mau berharap lagi itu darinya. Ku buka, walau perasaanku ragu. Aku takut kecewa lagi. Kulihat ternyata pengirimnya Shinichi Kudo. Wa, aku melompat kegirangan, aku merasa terbang ke luar angkasa, menari dengan kodok akrobatis, dan kehujanan miliyaran uang.

“Ran, hari ini ku tunggu di Tropical Land di depan air menyembur tepat pada pukul 04.00 PM.”

Huu, pesan yang ku tunggu-tunggu dari tadi hanya berisi sesingkat ini. Tak ada kata-kata yang menujukan dia ingat hari ini. Tapi tak apalah, dia mengajakku bertemu merupakan hadiah istimewa bagiku. Aku sudah lama tak berjumpa dengannya. Bagaimana ya rupanya sekarang, apakah masih bertahan dengan wajah cool itu. Jadi teringat waktu dia masih berada di dekatku, kami selalu bertengkar karena ledekkannya, tapi aku sadari sekarang setelah jauh darinya. Betapa aku menyayanginya.

Hentikan lamunanmu Ran, aku berteriak dalam hatiku sendiri. Sekarang aku akan menyiapkan pakaian. Aku berpikir untuk tampil beda kali ini. Tepat pukul 01.00 PM ada seorang mengetuk pintu. Aah, apakah itu Shinichi, tapi bukannya dia menungguku di Tropical Land. Ku atur jalur nafasku yang tak menentu. Perasaan memang aneh dan tak mampu terkendali.

“Konnichiwa Ran, Selamat ulang tahun.” Ucap Sonoko sahabat terbaikku, ya untuk kedua kalinya aku tertipu olehnya.

“Konnichiwa Sonoko, arigatou gozaimasu. Ini kejutan yang indah.”

“Ayo kita rayakan.” Ajak Sonoko.

“Aku mau, tapi aku sudah berjanji pada untuk bertemu Shinichi jam 04.00 PM.”

“Ow, ternyata pangeranmu itu akhirnya datang. Tapi ayolah Ran sekarang masih jam 01.00 lebih baik kau ikut aku ke mall. Kita cari pakaian baru dan memanjakan diri, supaya kau lebih cantik.”

Aku pikir ucapan Sonoko ada benarnya. Dari pada aku di rumah dengan jantung yang berdetak cepat menunggu saat itu. Lebih baik menghabiskan waktu bersamanya.

Aku begitu nyaman di tempat spa, sehingga tertidur. Melupakan penatku akan berbagai kasus-kasus ayah yang terkadang melibatkan aku untuk ikut bepartisipasi. Kimochi ! Yaa, aku begitu nyaman sampai tidak menyadari sudah jam 03.55 PM.

“Oh tidak Sonoko, aku terlambat sekarang sudah jam 03.55 PM dan aku belum siap sekarang. Aku harus bagaimana ?” tanyaku panik.

“Jangan panik Ran, ayo pakailah pakaian yang kita beli tadi dan berangkatlah dari sini.”

“Baik Sonoko, mata ashita.”

BERSAMBUNG . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: