02.Gaya

Definisi Gaya adalah kegiatan menarik atau mendorong suatu benda atau objek Gaya merupakan besaran vektor, apa si yang dimaksud besaran vector itu..???
Besaran vector adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Satuan gaya ya ialah Newton. Serta Alat untuk mengukur besaran pada gaya adalah dinamometer.
Vektor gaya didefinisikan dengan anak panah ketika panjang anak panah menyatakan besaran gaya dan arah anak panah menyatakan arah gaya bekerja. Gaya yang bekerja pada benda dapat mengakibatkan perubahan. Perubahan pada benda yang disebabkan oleh pengaruh gaya adalah:
1. Gaya dapat membuat benda yang semula diam menjadi bergerak.
2. Gaya dapat mengubah arah benda yang bergerak.
3. Gaya dapat mengubah bentuk benda.
4. Gaya dapat mengubah posisi/letak benda.
Tahukah kalian apakah resultan gaya itu…???
Resultan gaya ialah sebuah gaya pengganti yang memiliki nilai dan arah yang ekuivalen dengan jumlah beberapa gaya yang bekerja. Ada beberapa resultan gaya.
1. Resultan gaya-gaya searah
F^3M F2 = 4N R = -1N
R=F1 + F2
Vektor gaya-gaya searah
Resultan gaya-gaya berlawanan arah
F1 = 3N
F2 = 4N
R = -1N Vektor gaya-gaya berlawanan arah
R = F1 – F2
. Resultan gaya-gaya tegak lurus
R = 5 N
F2 = 4 N
Vektor gaya-gaya yang saling tegak lurus
Contoh soal
1. Diketahui pada sebuah benda bekerja gaya F1 = 30 N ke kanan, F2 = 40 N ke kanan, dan F3 = 60 N ke kiri. Tentukan besar dan arah resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut. Jawab:
R = F1 + F2 – F3
= 30 + 40-60
= 10 N farahnya ke kanan)
2. Tentukan resultan gaya dari gambar berikut ini.
F2 r %
Benda F4
■<
F5
F,
Dengan ketentuan:
F1= 16 N; F2 = 8 N; F3 = 18 N; F4 = 14 N; dan F5; = 10 N.
Jawab:
Fx, =Fl + F4-F5
= 16 + 14-10 = 20 N
Fv = F2 + F3
= -8 + 18 =10N
R = √Fx2 + Fy2
= √202 +102
= √500
= 10 = √5
Tahukah kalian apa itu hukum newton..???
Hukum Newton itu adalah ilmu yang membahas tentang gerak dalam dua dimensi. Dalam hukum newton di dalmnya terdapat tiga Hukum
Newton tentang gerak yang terkenal, apa saja ya…!!!
Ada yang tau nggak..???
Nah, ini dia tiga hukum newton itu…
1. Hukum I Newton (hukum kelembaman/inersia)
“Benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan selama resultan gaya yang bekerja pada benda sama dengan nol.”
Secara matematis, Hukum I Newton dirumuskan sebagai berikut.
∑F = 0
dengan a = 0 karena v = 0 (diam), atau v = konstan (gerak lurus beraturan)
berikut ini Contoh dari penerapan Hukum I Newton
Penumpang berdiri di dalam bus yang diam akan merasa terdorong ke belakang jika bus tiba-tiba bergerak. Ini karena kecenderungan benda untuk tetap mempertahankan kondisi diamnya.
2. Hukum II Newton
“Percepatan yang ditimbulkan oleh gaya yang bekerja pada benda berbanding lurus dengan resultan gayanya dan berbanding terbalik dengan massa benda.” Secara matematis, Hukum II Newton dirumuskan sebagai berikut.
∑F = m a
Dengan :
∑F = resultan gaya (N)
m = massa benda (kg)
a = percepatan benda (m/s2)
Nah, berikut ini adalah contoh soal dari hukum II Newton :
Diketahui sebuah kereta mogok bermassa 0,80 kg ditarik dengan gaya sebesar 2,0 N hingga bergerak. Jika gesekan antara kereta dan rel diabaikan, berapakah percepatan yang dialami kereta tersebut?
Penyelesaian :
Dik : F = 2n
M = 0,8 kg
Dit : a..??
Jawab F = m x a
a = F : m
= 2n : 0,8 kg
= 2,5 m/s2
3. Hukum III Newton (hukum aksi dan reaksi)
“Jika sebuah benda mengerjakan gaya aksi pada benda lain maka benda kedua akan mengerjakan gaya reaksi yang sama besar terhadap benda pertama, tetapi arahnya berlawanan.” Secara matematis, hukum ini dirumuskan sebagai berikut.
F aksi = -F reaksi
Catatan: Gaya aksi dan gaya reaksi bekerja pada benda yang berbeda.
D. Gaya Gesek
Pengertian Gaya gesek adalah gaya yang dialami benda ketika berada di permukaan kasar. Arah gaya gesek selalu berlawanan dengan arah gerak benda. Nilai gaya gesek tergantung pada tingkat kekasaran permukaan bidang tempat terjadinya gesekan. Ternyata gaya gesek dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu:
1. gaya gesekan statis (/): gaya yang dialami oleh benda dalam keadaan diam.
2. gaya gesek kinetis (/.): gaya yang dialami oleh benda saat bergerak.
Sebuah benda akan bergerak jika gaya dorongnya (F) lebih besar daripada gaya
geseknya {/).
Suatu Gaya gesek pada benda dapat diperkecil dengan cara sebagai berikut:
1. memperhalus/memperlicin permukaan bidang gesekan,
2. meletakkan benda di atas roda,
3. memberi lapisan udara di antara permukaan benda dan bidang gesekan,
4. memberi minyak pelumas/oli pada bidang gesekan.
Adanya gaya gesek pada suatu benda ternyata dapat memberikan keuntungan dan juga kerugian juga lho..
.
1. Gaya gesek yang menguntungkan
Inilah beberapa contoh yang kita ambil dari kehidupan sehari-hari kita :
a. Gaya gesek pada karet rem sepeda dapat memperlambat kecepatan.
b. Semakin besar gaya gesek pada gergaji akan membuat benda lebih cepat
terpotong.
c. Semakin besar gaya gesek pada amplas maka permukaan benda akan lebih
cepat halus.
2. Gaya gesek yang merugikan
Dan berikut ini adalah beberapa contoh yang dapat kita ambil dalam kehidupan sehari-hari kita :
a. Gaya gesek yang terjadi pada mesin kendaraan dapat mengakibatkan mesin
cepat aus/rusak.
b. Gaya gesek antara poros roda (as) dan pelek roda dapat menyebabkan poros
menjadi panas dan aus. Untuk mencegahnya dapat diatasi dengan memberi
pelumas pada poros.
c. Gaya gesek pada ban kendaran dengan permukaan jalan yang kasar dapat
menyebabkan ban kendaraan menjadi cepat gundul.
Apa si gaya berat itu.???
Gaya berat itu adalah gaya tarik Bumi yang bekerja pada suatu benda. Gaya berat dinotasikan dengan lambang w (weight) dengan satuan Newton. Secara matematis, gaya berat dirumuskan sebagai berikut.
w = m . g
dengan:
w = berat benda yang mengalami gaya tarik (N)
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi = 9, 8 m/s2 atau 10 m/s2
Contoh Soal
1. Berapakah berat benda jika diketahui massanya 140 gram dan percepatan gravitasi adalah 10 m/s2?
Penyelesaian:
m = 140 gram = 0,14 kg
w = m . g = 0,14* 10 = 1,4N
2. Diketahui sebuah benda di Bumi memiliki berat 6.400 N. Berapakah massa dan berat benda tersebut jika berada di sebuah planet yang memiliki percepatan gravitasi 1,2 kali percepatan gravitasi Bumi?
Penyelesaian:
a. Di Bumi
w = m . g
6400 = m.10
m = 640 Kg
b. Di planet lain
Massa benda tetap karena tidak dipengaruhi oleh gaya gravitasi. m = 640 kg (tetap)
w’ = m.g’ =m.(l,2.g) w’
= 1,2 w
= 1,2 . 6400
= 7680 N

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: